extrafoodingmarkel@gmail.com
Jumlah = pcs
Keranjang

Kroto sebagai extra fooding

Friday, February 27th 2015.

Kroto Sebagai Extra Fooding Burung Kicau

Bagi anda pemilik burung kicauan, khususnya burung pemakan serangga tentu sudah tidak asing lagi dengan serangga yang satu ini. Kroto sebagai extra fooding burung kesayangan anda, adalah menu wajib untuk sebagian pemilik burung berkicau.

sumber foto : http://hamsterlubuklinggau.blogspot.com

Dalam artikel ini saya tidak akan menulis panjang lebar tentang jenis, asal usul dan hal lainnya yang berhubungan dengan kroto. Saya akan menyampaikan alasan saya menurut beberapa literatur dan berbagai sumber, mengapa kroto bagus untuk burung kicauan.

Saya mengutip dari salah satu sumber, yaitu www.trubus-online.co.id. Di salah satu artikelnya yang beralamat lengkap http://www.trubus-online.co.id/kroto-diburu-diternak/ di sebutkan bahwa “telur semut kaya protein. Nah, protein itu turut andil memperbaiki sistem metabolisme dan hormon di tubuh sehingga ujung-ujungnya burung menjadi lebih fit. Saat bugar itulah ia bakal moncer mengoceh.” berikut kutipan lengkapnya.

Menurut Prof Dr Johan Iskandar, burung terutama dari jenis pemakan serangga, di alam memakan semut berikut telurnya – kroto (dari bahasa Jawa, red). Salah satu jenis burung itu adalah burung pelatuk. Burung yang menjadi ikon serial kartun dunia Wodywood Paker itu mematuk sarang semut lalu menjulurkan lidahnya untuk menjerat para semut dan kroto. ‘Untuk burung hias seperti murai yang bertipe pemakan serangga, kroto memang dapat diberikan,’ ujar ahli burung dari Universitas Padjadjaran Bandung itu.

Soal moncer bersuara lantaran kroto, Johan menduga karena telur semut kaya protein. Nah, protein itu turut andil memperbaiki sistem metabolisme dan hormon di tubuh sehingga ujung-ujungnya burung menjadi lebih fit. Saat bugar itulah ia bakal moncer mengoceh. Penelitian pakan oleh Roni Ridwan dan Nahrowi, masing-masing dari Puslitbang Bioteknologi LIPI dan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak IPB mengungkapkan kroto memiliki kandungan protein kasar sebesar 53,16%. Jumlah itu lebih tinggi daripada ulat hongkong (48,28%), tetapi di bawah jangkrik (73,05%).

Ada hal menarik dari peryataan diatas, tentang dugaan Prof Dr Johan Iskandar tentang memperbaiki sistem metabolisme dan hormon, sementara hasil penelitian Puslitbang Bioteknologi LIPI dan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak IPB menyebutkan bahwa kandungan protein kasar jangkrik lebih tinggi di bandingkan dengan kroto. Dalam beberapa literatur dan artikel lain di sebutkan bahwa jangkrik kaya akan hormon progesteron dan testetoron yang secara tidak langsung menyebabkan burung rajin berkicau (silahkan cari di search engine hubungan burung berkicau dengan hormon progesteron dan testetoron)

Lalu mengapa sebagian besar pemiik burung kicau menganggap kroto lebih baik ?

Menurut pendapat saya pribadi, hal tersebut adalah karena kroto lebih mudah di cerna oleh burung. Sehingga penyerapan nutrisi kroto lebih optimal di banding jangkrik dan ulat hongkong. Coba anda buktikan, melumat atau menghancurkan kroto di bandingkan dengan jangkrik dan ulat jauh lebih mudah mana ? Anda bisa membaca artikel saya lainnya tentang sistem pencernaan burung. Atau bisa juga mencari di search engine literatur yang relevan dengan hal tersebut sebagai landasan pemikiran.

Di bagian akhir tulisan ini saya mengajak anda para pembaca semua, untuk mengganti serangga hidup sebagai extra fooding untuk burung kicauan dengan extra fooding MARKEL. Extra fooding MARKEL di buat dari serangga hidup yang dikeringkan dengan oven, praktis, lebih higieni dan telah teruji kandungan nutrisinya. Yang terpenting extra fooding MARKEL lebih mudah di cerna oleh burung kesayangan anda jika di bandingkan dengan serangga hidup.

Extra fooding MARKEL, solusi cerdas untuk burung kicauan anda

Saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca yang telah berkenan membaca tulisan saya dari awal tadi. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat. Mohon kesediannya untuk membagikan artikel ini kepada teman kicau mania lainnya dengan cara klik tombol share.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
best
Rp 22.000
new
Rp 27.000
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Efficient stats
site meter statistics