extrafoodingmarkel@gmail.com
Jumlah = pcs
Keranjang

Hubungan Antara Extrafooding Dengan Kondisi Birahi Hewan

Wednesday, August 17th 2016.

Pada artikel kali ini penulis memberi judul hubungan antara extrafooding dengan kondisi birahi hewan. Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita samakan persepsi dahulu tentang pengertian birahi.

Birahi adalah suatu kondisi keadaan baik fisik maupun mental hewan untuk melakukan perkawinan atau persenggamaan. Kondisi tersebut bisa terjadi oleh siklus fisik (kondisi alamiah) maupun dimanipulasi oleh keadaan.

Siklus Reproduksi Hewan

Kondisi birahi hewan berkaitan erat dengan siklus reproduksi hewan, yakni sebuah kegiatan biologis untuk melahirkan generasi keturunan. Siklus tersebut dimulai dari fase pubertas, dimana keadaan alat reproduksi akan berkembang untuk melahirkan keturunan yang baru.

Kondisi pubertas pada hewan jantan di tandai dengan telah di produksinya spermatozoa yang hidup dan fertil pada semennya dan bisa mengawini hewan betina. Sedangkan pubertas pada hewan betina memiliki fase yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan hewan jantan.

Kondisi pubertas berhubungan erat dengan berat tubuh ketimbang dengan usia hewan. Artinya jika berat hewan lebih cepat berkembang, maka kondisi pubertas bisa lebih cepat di capai. Sebagai contoh yang diambil dalam sebuah referensi, pada sapi potong kondisi pubertas bisa tercapai bila berat hewan mencapai 45% – 55% berat dewasa, dan pada sapi perah kondisi pubertas bisa di capai pada 30% hingga 40% berat dewasa. (sumber:dewa2384.lecture.ub.ac.id/files/2012/04/siklus-birahi.pdf)

Disinilah peran penting dari makanan. Makanan utama dan makanan tambahan bisa membuat hewan menjadi lebih cepat mencapai kondisi pubertas jika diberikan makanan dan extrafooding yang tepat.

Faktor Yang Mempengaruhi Birahi Hewan

Hubungan antara extrafooding dengan kondisi birahi pada hewan, Selain berat badan dan makanan utama dan extra fooding, ada faktor lain yang juga turut mempengaruhi birahi pada hewan. Faktor apa sajakah itu?

Faktor internal berikutnya adalah kelenjar hormon yang berpusat di otak. Kerja kelenjar tersebut akan menangkap dan menentukan setiap rangsangan yang berasal dari luar untuk diterjemahkan apakah rangsangan tersebut diteruskan ke seksual dan rangsangan yang tidak mengarah ke seksual. Pertanyaannya adalah rangsangan apa sajakah itu?

Pertama, suhu atau iklim di sekitar tempat hewan. Hewan yang biasa di hidup di iklim panas, jika di pindahkan ke tempat yang beriklim lebih rendah akan mempercepat timbulnya birahi.

Kedua, kondisi sosial. Artinya kondisi hidup hewan dengan hewan sejenis. Jika hewan sapi berkelamin betina hidup dengan sapi jantan. Hal ini mempercepat kondisi birahi.

Nara Sumber :

    • http://dewa2384.lecture.ub.ac.id/files/2012/04/siklus-birahi.pdf
    • dewa2384.lecture.ub.ac.id/files/2012/04/siklus-birahi.pdf
    • https://id.wikipedia.org/wiki/Berahi

https://sitimunawarohcr7.wordpress.com/ipa-1/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan-dan-perkembangan/

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Efficient stats
site meter statistics